Kota Bandung Selenggarakan Asia Africa Festival pada 6-7 Juli 2024

Related Articles

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Asia Africa Festival (AAF) pada 6-7 Juli 2024, sebagai kegiatan untuk merayakan keragaman budaya dan mengenang sejarah penting peristiwa Konferensi Asia Afrika (KAA).

“Peringatan ini harus menjadi kebanggaan bagi warga Bandung dan komunitas internasional, mengingat sejarah yang syarat dengan solidaritas dan perkembangan,” kata Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono di Bandung, pekan lalu.

Bambang mengatakan, Asia Africa Festival 2024 ini akan memberi kontribusi positif terhadap perekonomian Kota Bandung, khususnya pada tingkat kunjungan wisatawan dan tingkat keterisian hotel.

“Dengan acara seperti Festival Asia Africa, Bandung dapat menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan ekonomi lokal, dan memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata internasional,” katanya.

Pelaksanaan Asian Africa Festival ke-68 yang digelar pada 29 Juli 2023. (Foto: Pemkot Bandung)

 

Menurutnya festival ini juga menjadi momentum untuk mempromosikan segala potensi yang ada di Kota Bandung dan akan digelar lebih meriah dengan menampilkan kuliner, fesyen, seni, dan budaya yang membanggakan.

Baca Juga:   Bandung Great Sale 2023 Raih Omzet Rp 69 Miliar

“Mari kita sukseskan acara ini, buat bangga warga, dan bahagia bersama-sama,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung sekaligus menjadi panitia penyelenggara Asia Africa Festival, Arif menyampaikan bahwa persiapan pagelaran tersebut telah mencapai 80 persen.

“Tahun ini jumlah delegasi yang mendaftar lebih baik dari tahun sebelumnya. Saat 2023 hanya ada 15 delegasi negara saja, sedangkan tahun 2024 yang mendaftar sudah mencapai 18 negara,” kata Arif.

Dia menyampaikan pada 2023, hampir 3.700 warga menghadiri acara ini, dan pada 2024 jumlahnya diharapkan lebih besar. “Dengan melibatkan 18 delegasi internasional dan membuka pendaftaran hingga 15 Juni 2024. Festival Asia Africa akan menjadi ajang besar yang melibatkan pemerintah pusat,” katanya. (ant/en)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img