JAKARTA – MJ Solution Indonesia memanfaatkan ajang Jakarta Fair 2026 untuk memperkenalkan konsep experiential marketing berbasis gamification yang mengedepankan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan ingin menunjukkan teknologi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai media display, tetapi telah berkembang menjadi sarana yang mampu membangun interaksi langsung antara brand dan audiens.
Partisipasi MJ Solution di salah satu pameran terbesar di Indonesia itu menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkenalkan berbagai solusi teknologi interaktif yang dirancang meningkatkan keterlibatan (engagement) pengunjung.
Beragam sistem digital yang dihadirkan memungkinkan pengunjung tidak hanya melihat produk atau layanan, tetapi juga berpartisipasi secara aktif melalui pengalaman yang lebih personal dan menyenangkan.
Founder MJ Solution Indonesia, Muhammad Ichsan Maulana, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara perusahaan berkomunikasi dengan konsumen. Menurutnya, keberhasilan sebuah kampanye pemasaran kini tidak lagi hanya diukur dari tampilan visual yang menarik, tetapi juga dari kemampuan menciptakan pengalaman yang mampu melibatkan audiens secara langsung.
“Kami melihat bahwa teknologi saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai media display, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun interaksi yang lebih dekat antara brand dan audiens. Melalui Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bagaimana pengalaman berbasis gamification dapat menciptakan engagement yang lebih aktif dan berkesan,” ujar Ichsan kepada Event Nusantara, Kamis (2/7/2026).
Booth MJ Solution Indonesia di Jakarta Fair 2026 menghadirkan berbagai solusi teknologi interaktif yang menggabungkan unsur gamification untuk menciptakan pengalaman yang lebih partisipatif bagi pengunjung selama pameran berlangsung. (Foto: Istimewa)
Konsep gamification yang diusung MJ Solution mengintegrasikan unsur permainan ke dalam aktivitas pemasaran sehingga menciptakan pengalaman yang lebih interaktif. Dengan pendekatan ini, pengunjung diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas digital yang dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi antara brand dan konsumennya.
Menurut Ichsan, perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi dan berinteraksi dengan teknologi menjadi salah satu alasan perusahaan mengembangkan solusi pemasaran yang lebih partisipatif. Pengalaman yang melibatkan audiens secara langsung dinilai mampu meningkatkan daya ingat terhadap sebuah merek sekaligus memperkuat hubungan emosional antara perusahaan dan konsumen.
Melalui kehadirannya di Jakarta Fair 2026, MJ Solution juga ingin memperlihatkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan promosi, pameran, maupun aktivasi merek. Penggunaan sistem digital interaktif dinilai dapat memberikan nilai tambah dibandingkan metode promosi konvensional yang lebih bersifat satu arah.
Selain menghadirkan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung, pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan efektivitas aktivitas pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Keikutsertaan MJ Solution Indonesia dalam Jakarta Fair 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong transformasi digital di industri pemasaran dan penyelenggaraan acara. Dengan menggabungkan teknologi dan konsep gamification, perusahaan berharap dapat menghadirkan pengalaman yang lebih imersif, meningkatkan interaksi antara brand dan pengunjung, serta membuka peluang baru bagi penerapan teknologi interaktif di berbagai sektor industri. (cha)


