JAKARTA – Pasar minuman premium Indonesia kedatangan pemain global baru setelah brand teh artisan asal Amerika Serikat, Harney & Son’s Tea, resmi meluncurkan produk perdananya di Tanah Air. Kehadiran merek yang telah berusia lebih dari empat dekade ini menandai semakin agresifnya ekspansi industri luxury beverage di Indonesia, khususnya pada sektor hotel, restoran, dan gaya hidup premium.
Peluncuran perdana digelar di Tanta Resto & Lounge, Jakarta, Selasa (12/5/2026) lalu. Dalam tahap awal, Harney & Sons menghadirkan sembilan varian teh unggulan yang dikurasi khusus untuk pasar Indonesia.
Commercial Director Sinergi Prosperia Global sekaligus distributor resmi Harney & Sons Tea di Indonesia, Liana Setiawan, mengatakan masuknya brand tersebut tidak sekadar memperluas pasar teh premium internasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan konsumsi produk gourmet dan artisan beverage di Indonesia.
“Setiap produk Harney & Son’s Tea dikurasi melalui proses seleksi daun teh terbaik dan cupping ketat, sehingga menghasilkan profil rasa yang kompleks, elegan, dan konsisten,” ujar Liana.
Ia menilai tren konsumsi masyarakat perkotaan yang semakin mengutamakan kualitas dan pengalaman menikmati minuman premium menjadi peluang besar bagi industri teh artisan global untuk berkembang di Indonesia.
Commercial Director Sinergi Prosperia Global, Liana Setiawan bersama Founder Tanta Resto & Lounge, Ichsan Maulana Junaid dalam acara peluncuran Harney & Sons Tea di Plaza Senayan, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Harney & Son’s didirikan pada 1983 di Salisbury, Connecticut, Amerika Serikat, oleh John Harney. Berawal dari bisnis keluarga berskala kecil di sebuah basement, perusahaan tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu merek teh premium dunia dengan distribusi di lebih dari 50 negara dan portofolio lebih dari 300 varian teh.
Perusahaan ini dikenal mengedepankan kualitas daun teh, teknik blending tradisional, serta konsistensi rasa dari sumber kebun teh hingga ke tangan konsumen. Filosofi yang diusung keluarga Harney menempatkan teh bukan sekadar komoditas minuman, melainkan pengalaman sensorik yang melibatkan aroma, body, dan kompleksitas rasa.

Sebagai pintu masuk pasar Indonesia, Harney & Son’s menggandeng Tanta Resto & Lounge sebagai mitra sekaligus outlet penjualan pertama di Indonesia.
Salah satu Founder Tanta Resto & Lounge, Ichsan Maulana Junaid, mengatakan kerja sama tersebut didasari kualitas produk Harney & Son’s yang telah memiliki reputasi global di industri teh premium. “Harney & Son’s merupakan teh berkualitas premium dengan cita rasa yang istimewa,” kata Ichsan.

Dalam peluncuran perdananya di Indonesia, Harney & Son’s memperkenalkan sejumlah varian unggulan, di antaranya Paris, African Autumn, Hot Cinnamon Sunset, Chamomile, Peppermint Herbal, Cherry Blossom, Dragon Pearl Jasmine, Winter White Earl Grey, dan English Breakfast.
Harney & Sons Tea resmi hadir di Indonesia khususnya di Tanta Resto & Lounge, Plaza Senayan, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Beberapa produk menjadi sorotan karena mengangkat karakter rasa khas dari berbagai negara. Paris misalnya, menghadirkan perpaduan teh hitam fruity dengan sentuhan vanila, karamel, dan bergamot. Sementara African Autumn memadukan rooibos Afrika Selatan dengan hibiscus dan kulit jeruk tanpa kandungan kafein.
Di sisi lain, Hot Cinnamon Sunset menawarkan karakter bold melalui kombinasi tiga jenis kayu manis, cengkeh, dan kulit jeruk tanpa tambahan gula. (cha)


