MJ Solution Dorong Transformasi Digital Industri F&B Lewat Solusi Digital Signage

Related Articles

JAKARTA – Transformasi digital di sektor food and beverage (F&B) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap sistem operasional yang cepat, efisien, dan adaptif. Menjawab kebutuhan tersebut, MJ Solution Indonesia (MJ Solution) menghadirkan solusi digital signage yang diklaim mampu menggantikan sistem menu konvensional menjadi tampilan digital yang lebih modern, fleksibel, dan interaktif.

Direktur MJ Solution Indonesia, M Ichsan Maulana Junaid, mengatakan digital signage kini bukan sekadar layar penampil menu, melainkan bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus efisiensi operasional usaha.

Menurut Ichsan, penggunaan papan menu digital memungkinkan pelaku usaha melakukan pembaruan informasi secara real-time, mulai dari perubahan harga, ketersediaan produk, promo harian, hingga kampanye pemasaran tertentu tanpa harus mencetak ulang materi promosi.

“Digital signage memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan media konvensional. Pelaku usaha dapat mengubah konten kapan saja secara cepat dan efisien, bahkan untuk banyak cabang sekaligus,” ujar Ichsan kepada Event Nusantara, belum lama ini.

Ia menjelaskan, di tengah persaingan industri FnB yang semakin ketat, kecepatan dalam menyampaikan informasi kepada konsumen menjadi faktor penting. Tampilan visual yang dinamis juga dinilai mampu meningkatkan daya tarik produk dan memengaruhi keputusan pembelian pelanggan.

Baca Juga:   The New Leica BLK360, 3D Laser Scanner untuk Berbagai Kebutuhan

Selain menghadirkan tampilan yang lebih modern, sistem digital signage juga membantu pelaku usaha menekan biaya operasional jangka panjang. Selama ini, perubahan menu atau harga pada media cetak memerlukan proses desain dan produksi ulang yang memakan waktu dan biaya tambahan.

Kolaborasi MJ Solution Indonesia bersama Latte.Co menghadirkan implementasi digital signage pada pameran Arch:Id 2026 di ICE BSD, Tangerang, 23-26 April 2026. (Foto: istimewa)

 

Melalui sistem digital, seluruh perubahan dapat dilakukan secara terpusat hanya dalam hitungan menit. Teknologi ini juga memungkinkan integrasi dengan berbagai sistem lain seperti point of sales (POS), manajemen inventori, hingga analisis perilaku pelanggan.

“Banyak pelaku usaha masih menganggap digital signage hanya sebatas layar iklan. Padahal, sistem ini dapat menjadi pusat komunikasi visual bisnis yang terintegrasi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” katanya.

MJ Solution menilai tren digitalisasi di sektor F&B akan terus meningkat, terutama di kalangan kafe, restoran, hingga jaringan waralaba yang membutuhkan konsistensi informasi di seluruh outlet mereka.

Baca Juga:   LED Curved Jadi Pilihan Ideal untuk Acara Besar

Sebagai bentuk implementasi teknologi tersebut, MJ Solution Indonesia berkolaborasi dengan Latte.Co dalam menghadirkan digital signage pada pameran arsitektur dan desain Arch:Id yang berlangsung pada 23-26 April 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Pada ajang tersebut, pengunjung dapat melihat langsung penerapan menu digital interaktif yang menampilkan daftar produk, promo, dan identitas visual brand secara lebih atraktif dibandingkan media statis.

Kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana teknologi digital signage mulai diadopsi tidak hanya untuk kebutuhan promosi, tetapi juga membangun pengalaman pelanggan yang lebih imersif dan modern.

Penggunaan digital signage juga dinilai relevan dengan perubahan perilaku konsumen saat ini yang semakin akrab dengan teknologi visual dan informasi instan. Tampilan konten bergerak, video promosi, hingga animasi produk dinilai lebih efektif menarik perhatian pelanggan dibandingkan banner atau poster cetak biasa.

Di sisi lain, digital signage memberikan keuntungan dari aspek keberlanjutan lingkungan karena mengurangi penggunaan material cetak sekali pakai seperti kertas, vinyl, maupun spanduk promosi yang sering diganti dalam periode singkat.

Baca Juga:   Unggulkan LED Transparan, Jadi Spot Foto Favorit Pengunjung EPSE 2023

Ichsan menambahkan, MJ Solution terus mengembangkan solusi digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai skala bisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar.

“Kami ingin membantu pelaku usaha melakukan transformasi digital yang tidak hanya modern secara tampilan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap efisiensi dan pertumbuhan bisnis,” ujarnya.

Seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri, solusi seperti digital signage diprediksi akan menjadi kebutuhan utama bagi bisnis FnB yang ingin tetap kompetitif, responsif, dan relevan di era ekonomi digital. (cha)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img