Smesco Indonesia Tampilkan Wajah Baru, Perkuat Ekosistem Industri Event

Related Articles

JAKARTA – Smesco Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung industri event dan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di tengah tantangan yang dihadapi sektor ini. Dalam acara Buka Puasa Bersama & Silaturahmi Penggiat Industri Event Nasional di Gedung Smesco Indonesia, Kamis (20/3/2025), Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco Indonesia, Rizki Firdaus, yang mewakili Direktur Utama Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, menyatakan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan industri event nasional.

“Suatu kehormatan bagi kami dapat berkumpul bersama para profesional di bidang event dan MICE. Smesco Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menjadi rumah bagi para pelaku UMKM, serta menjadi pusat kolaborasi dan inovasi bagi berbagai sektor, termasuk industri event dan pariwisata,” ujar Rizki.

Pada kesempatan ini, Smesco Indonesia memperkenalkan wajah barunya sebagai bagian dari upaya beradaptasi dengan dinamika industri event yang semakin berkembang. Rizki menyoroti bahwa industri event saat ini menghadapi tantangan besar, terutama pasca penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, yang berdampak langsung pada sektor event.

Baca Juga:   Secret Number Ajak Penggemar Bersenang-Senang dalam Konser di Jakarta
Seluruh tamu undangan foto bersama di sela acara Buka Puasa Bersama & Silaturahmi Penggiat Industri Event Nasional di Gedung Smesco Indonesia. (Foto: Istimewa)

 

“Kami memahami bahwa industri ini tengah menghadapi tantangan besar. Oleh karena itu, kami percaya bahwa kolaborasi dan inovasi adalah kunci untuk menghadapi situasi ini dan menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi industri event di Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen Smesco Indonesia dalam mendukung industri event, Rizki turut mengumumkan sejumlah pembaruan fasilitas, di antaranya:

  • Convention Hall: Ruang luas dan elegan yang dapat menampung berbagai acara skala besar, dari konferensi hingga konser dan pameran.
  • Exhibition Hall: Area eksklusif untuk berbagai jenis pameran, expo, dan showcase produk dengan konsep terbuka dan dinamis.
  • Nareswara: Ruang serbaguna dengan nuansa intimate dan eksklusif, cocok untuk acara gala dinner, peluncuran produk, hingga pertemuan bisnis.
  • Renovasi Function Room: Peningkatan kenyamanan dan fleksibilitas bagi berbagai jenis event.
  • Integrated Start-Up Hub: Sebuah ekosistem baru yang menjadi pusat inovasi dan kolaborasi bagi pelaku start-up dan UMKM berbasis teknologi.
Baca Juga:   God Bless Siap Gelar Konser Meriah Rayakan Usia 50 Tahun

 

“Dengan fasilitas baru ini, kami ingin memastikan bahwa Smesco Indonesia tidak hanya menjadi venue, tetapi juga pusat bisnis strategis yang dapat memperkuat ekosistem industri event nasional,” jelas Rizki.

Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco Indonesia, Rizki Firdaus saat memberikan sambutan. (Foto: Istimewa)

 

Dalam acara ini, Smesco Indonesia juga memaparkan hasil Survei Industri Event Nasional 2024-2025 dan Survei Pembatalan Event 2025, yang memberikan gambaran tentang dinamika industri event saat ini.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024, terdapat 8.777 event yang tersebar di 34 provinsi, dengan total nilai bisnis mencapai Rp 84,46 triliun, yang menggerakkan 8,8 juta pekerja. Namun, di awal 2025, industri event menghadapi tantangan besar dengan 638 pembatalan atau penangguhan event di 32 provinsi, mengakibatkan potensi kerugian hingga Rp 429,23 miliar. Pembatalan terbanyak terjadi pada Meeting (50,64 persen), Incentive Event (12,82 persen) dan Pelatihan/Training (10,90 persen).

“Situasi ini menjadi perhatian kita bersama. Kami berharap pertemuan ini menjadi titik awal kebangkitan kembali industri event di Indonesia,” pungkas Rizki. (cha)

Baca Juga:   Menekraf dan Ivendo Bahas Potensi Besar Penyerapan Tenaga Kerja Industri Event
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img