Perumda Danum Taka Genjot Delapan Program Prioritas Layanan Air Bersih

Related Articles

PENAJAM PASER UTARA – Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan delapan program prioritas pada 2026 untuk memperluas cakupan layanan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Program tersebut meliputi pemasangan sambungan rumah (SR) gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pengembangan jaringan perpipaan, hingga kerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam penyediaan 6.000 sambungan rumah di Kecamatan Sepaku.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, mengatakan program pemasangan sambungan rumah gratis bagi MBR kembali dilanjutkan tahun ini.

“Program ini sudah berlangsung selama dua tahun. Tahun ini kami kembali melaksanakan penyambungan sekitar 800 sambungan rumah gratis untuk masyarakat tidak mampu,” ujarnya.

Selain itu, Perumda memperluas program subsidi pemakaian air bersih. Jika sebelumnya hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan rumah ibadah, kini cakupannya diperluas hingga yayasan, panti asuhan, dan posyandu.

“Untuk kategori tambahan tersebut, pemakaian 10 meter kubik pertama akan ditanggung pemerintah melalui Perumda Air Minum Danum Taka,” jelasnya.

Baca Juga:   PTMB Pastikan Pelanggan Masih Bayar Sesuai Tarif Lama
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, memaparkan program prioritas pengembangan layanan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara. (Foto: Deddypz/MK)

 

Di sektor infrastruktur, Perumda tengah mengerjakan proyek pengembangan jaringan perpipaan senilai sekitar Rp17 miliar di Kecamatan Waru, Babulu, dan Petung. Proyek yang saat ini memasuki tahap pemasangan jaringan pipa tersebut ditargetkan mampu melayani delapan desa dan kelurahan tambahan.

Menghadapi potensi musim kemarau hingga akhir tahun, Perumda juga menyiapkan program penanganan risiko kekeringan akibat fenomena El Nino. Dalam skema tersebut, Perumda bertugas menyediakan pasokan air bersih, sedangkan distribusi dilakukan bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk OIKN.

Untuk meringankan beban masyarakat, Perumda kembali membuka program cicilan biaya pemasangan sambungan rumah reguler hingga 12 bulan. Skema serupa juga diberikan kepada pelanggan yang memiliki tunggakan rekening air sehingga dapat menyelesaikan kewajibannya secara bertahap.

Abdul Rasyid mengungkapkan kerja sama dengan OIKN terkait pengembangan jaringan air bersih di Kecamatan Sepaku juga terus berjalan. Berdasarkan surat permohonan Pemerintah Kabupaten PPU, OIKN telah menyetujui pembangunan 6.000 sambungan rumah lengkap dengan jaringan primer, sekunder, dan tersier yang akan direalisasikan secara bertahap.

Baca Juga:   PWI Kukar Gelar Pembekalan Kode Etik dan Pelatihan Public Speaking

“Awalnya direncanakan tahun ini sebanyak 2.000 sambungan rumah. Namun berdasarkan informasi terakhir, tahap pertama akan direalisasikan sekitar 1.000 sambungan rumah karena masih menunggu tambahan anggaran dari OIKN,” katanya.

Ia menjelaskan penyediaan air bersih di Kecamatan Sepaku tetap menjadi tanggung jawab Perumda Air Minum Danum Taka, sedangkan pembangunan jaringan distribusi beserta sambungan rumah akan dilaksanakan OIKN hingga target 6.000 sambungan rumah terpenuhi.

Selain itu, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) lokal dan SPAM Regional Longkali juga terus berjalan. Tahap awal pembebasan lahan di Kabupaten Paser telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, selanjutnya akan dilanjutkan di wilayah Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

Menurut Abdul Rasyid, seluruh program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih sekaligus memperluas cakupan pelayanan Perumda Air Minum Danum Taka di Kabupaten Penajam Paser Utara. (Deddypz/en)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img