Paser ITTC Ditutup, Fokus Beralih ke Persiapan Porprov Kaltim

Related Articles

PASER – Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 menjadi ajang penting bagi Kabupaten Paser untuk mengukur kesiapan atlet tenis meja menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026.

Bupati Paser, Fahmi Fadli, mengatakan kejuaraan bertaraf internasional tersebut bukan hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga sarana evaluasi kemampuan atlet dalam menghadapi lawan-lawan berkualitas dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Menurutnya, pengalaman bertanding selama Paser ITTC 2026 harus menjadi bekal bagi Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser untuk menyusun strategi pembinaan atlet menuju Porprov Kaltim.

“Tentunya ini sebagai tolak ukur dalam mengevaluasi diri sejauh mana persiapan dalam menghadapi Porprov mendatang,” katanya, Minggu (26/7/2026).

Suasana penutupan Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 yang diikuti atlet dari berbagai daerah dan mancanegara. (Foto: Nash/MK)

 

Sebagai tuan rumah Porprov VIII Kalimantan Timur, Fahmi berharap atlet tenis meja Paser tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mempersembahkan prestasi dan medali bagi kontingen daerah.

Baca Juga:   Paser Futsal Open Championship 2026 Siap Digelar, Hadiah Rp200 Juta Menanti

Ia mengapresiasi para atlet yang berhasil meraih gelar juara. Namun, Fahmi mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat mereka terlena karena masih ada target yang lebih besar, yakni membela Kabupaten Paser di ajang Porprov.

“Jangan larut dalam euforia yang berlebihan, karena tugas lain sudah menanti, yaitu mempersiapkan diri jadi duta-duta Paser pada event berikutnya,” katanya.

Kepada atlet yang belum berhasil naik podium, Fahmi meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, hasil yang diraih dalam Paser ITTC 2026 harus dijadikan pengalaman untuk memperbaiki kekurangan sebelum tampil di Porprov.

“Bagi yang belum berhasil juara saya sampaikan jangan berkecil hati. Kesempatan untuk menjadi lebih baik terbuka lebar di depan mata,” ujarnya.

Fahmi menilai waktu sekitar tiga bulan menjelang Porprov harus dimanfaatkan secara maksimal dengan meningkatkan intensitas latihan, memperkuat teknik, menjaga kondisi fisik, serta membangun mental bertanding.

“Saudara sekalian hanya dituntut berlatih yang tekun dan disiplin dalam tiga bulan ke depan untuk membuktikan diri di Porprov, dan event lain setelahnya,” tegasnya. (TB Sihombing/en)

Baca Juga:   Kukar Inventarisasi Hotel dan Venue untuk MTQ Provinsi 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img