Langkah Kecil, Dampak Besar: Pesan Lingkungan Nadine Chandrawinata di YOTNC 15

Related Articles

JAKARTA – Menjadi aktris ternama tak membuat Nadine Chandrawinata puas hanya berkecimpung di dunia hiburan. Sejak 2015, perempuan yang dikenal dengan kecintaannya pada alam dan petualangan ini mendirikan SeaSoldier, sebuah organisasi yang fokus pada pelestarian lingkungan, khususnya laut. Kini, komunitas yang ia pimpin telah berkembang di 14 kota di seluruh Indonesia.

Dalam gelaran Young On Top National Conference ke-15 (YOTNC 15) yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (19/7), Nadine tampil membawakan pesan kuat bahwa perubahan besar untuk lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil, dari rumah sendiri.

“Air mengalir dari gunung ke laut. Jadi pertanyaannya, bagaimana cara kita menjaga agar laut tetap bersih? Jawabannya mulai dari darat,” ujar Nadine di hadapan ribuan peserta YOTNC 15.

Nadine Chandrawinata saat menyampaikan pesan lingkungan dalam Young On Top National Conference ke-15 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (19/7/2025), mengajak generasi muda untuk mulai peduli lingkungan dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari. (Foto: Event Nusantara)

 

Baca Juga:   26 Negara Ramaikan Pameran Kaligrafi “The Power of Quran”

Ia menegaskan, persoalan laut sering kali bukan berasal dari laut itu sendiri, tetapi dari daratan, dari kebiasaan manusia membuang sampah sembarangan hingga pengelolaan limbah yang tidak bijak. Menurutnya, setiap individu punya peran untuk menjaga lingkungan, tak terkecuali generasi muda.

“Kalau ibu-ibu bisa mulai memilah sampah. Kalau anak kuliahan, sebelum tidur sempatkan cari tahu sedikit saja soal isu lingkungan. Nggak harus ekstrem, cukup 10 menit sehari. Sisanya silakan nonton drama Korea,” ucapnya disambut tawa audiens.

Nadine juga mengajak peserta melihat isu lingkungan dengan sudut pandang yang lebih adil dan menyeluruh. Ia menyinggung soal energi fosil seperti batu bara, yang kerap menjadi bahan perdebatan.

“Apakah tidak ada sisi baiknya? Apakah energi fosil tidak bisa menjembatani kita menuju energi baru terbarukan? Ini semua perlu edukasi, bukan hanya opini,” tuturnya.

Bagi Nadine, edukasi tidak harus selalu berat. Ia mendorong generasi muda untuk mulai membicarakan isu lingkungan dalam percakapan sehari-hari, di lingkaran pertemanan maupun media sosial.

Baca Juga:   Baku Hantam Jadi Ajang Unjuk Gigi Petarung Indonesia

“Kita nggak dilarang menikmati hiburan. Tapi ayo selingi dengan pengetahuan. Biar obrolan kita punya pointless yang ada poinnya,” ujarnya.

Di akhir sesinya, Nadine menekankan pentingnya aksi nyata, sekecil apapun itu.  “Sedikit aksi lebih baik daripada banyak komentar. Dari rumah sendiri, perubahan itu dimulai,” pungkasnya. (cha)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img