Kota Madiun Pecahkan Rekor Peragaan Busana Kebaya Kartini

Related Articles

MADIUN – Peragaan busana kebaya Kartini dengan catwalk terpanjang yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berhasil memecahkan rekor dan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan MURI tersebut diserahkan oleh MURI Representative, Sri Widayati kepada Wali Kota Madiun Maidi di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun yang menjadi lokasi kegiatan, Sabtu (20/4/2024).

“Kami mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa peragaan busana kebaya Kartini dengan catwalk terpanjang yang digelar Pemerintah Kota Madiun berhasil tercatat MURI. Kami anugerahkan piagam penghargaan ini kepada Pemerintah Kota Madiun,” ujar Sri Widayati di sela penyerahan penghargaan di kawasan PSC, Sabtu (20/4/2024) sore.

Menurutnya, Pemkot Madiun telah mencatatkan rekor peragaan busana kebaya Kartini dengan catwalk sepanjang 1.009 meter. Catwalk tersebut digelar di Jalan Pahlawan, mulai dari titik penyeberangan kasih sayang hingga ke titik nol kilometer di simpang empat Tugu Kota Madiun. Peragaan busana itu juga melibatkan 1.000 peserta dari perwakilan PKK dan komunitas wanita.

Wali Kota Maidi menerima sertifikat penghargaan MURI atas peragaan busana kebaya Kartini dengan catwalk sepanjang 1.009 meter dari MURI Representative Sri Widayati di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun, Sabtu (20/4/2024). (Foto: Diskominfo Kota Madiun)

 

Baca Juga:   Pangkalpinang Kembali Gelar Festival Pasir Padi Jilid III

Sri Widayati menambahkan, Kota Madiun beberapa kali mencatatkan rekor MURI, yakni pameran gambar kodok terbanyak dengan 49.914 gambar pada Februari 2006, kegiatan menempel gambar dengan tema kekayaan laut dengan media daur ulang di atas kain terpanjang pada November 2006. Kota Madiun juga pernah mengukir rekor dengan rangkaian sambal pecel terpanjang, yakni 1.292 meter pada 2007.

Berikutnya, membuat rekor madu mongso terpanjang 1.700 meter pada Desember 2011. Juga mencatatkan rekor dengan sajian makanan khas nasi pecel sebanyak 16.825 pecel pincuk pada 2018. Lalu, rekor pemasangan sambung tuwuh terbanyak berupa 201 sambung tuwuh dalam nikah massal bertajuk “Medioen Mantu 2022”.

Kemudian rekor pembangunan jalan lingkungan secara serentak (pavingisasi) di lokasi terbanyak yakni di 214 titik di 27 kelurahan pada 2022. Serta, pembagian chromebook untuk siswa SD dan SMP negeri sebanyak 9.400 unit pada Mei 2023, dan parade jamu gendong terbanyak yang bekerja sama dengan perusahaan jamu pada 2023.

Wali Kota Madiun Maidi menyatakan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Hari Kartini setiap 21 April. “Biasanya kalau memperingati Hari Kartini hanya dengan upacara. Tahun ini kita menyongsong Hari Kartini dengan cara yang berbeda. Kita gelar peragaan busana kebaya dengan catwalk terpanjang,” kata Maidi.

Baca Juga:   Festival Gandrung Sewu Banyuwangi Digelar 29 Oktober
Kegiatan peragaan busana kebaya Kartini dengan catwalk sepanjang 1.009 meter di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun, Sabtu (20/4/2024) oleh Pemkot Madiun yang berhasil memecahkan rekor dan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (Foto: Diskominfo Kota Madiun)

 

Maidi menyebut kegiatan itu memiliki banyak manfaat. Selain melestarikan budaya pakaian adat dan tradisional kebaya, kegiatan juga sebagai hiburan masyarakat. Kegiatan itu juga mendongkrak perekonomian warga. Kegiatan tersebut menjadi berkah bagi pelaku usaha salon kecantikan dan penyewaan busana kebaya, dan banyak kegiatan ekonomi lainnya yang terdongkrak.

Wali Kota menambahkan Kota Madiun memang harus dinamis, yakni harus terus berubah dan memunculkan sesuatu yang baru. Sebab Kota Madiun tidak banyak memiliki sumber daya alam. Perekonomian mengandalkan sektor jasa dan perdagangan. “Sektor ini bisa maksimal jika ada pergerakan barang dan orang. Harus selalu ada perubahan dan inovasi. Dengan begitu, kota kita bisa hidup,” katanya.

Sementara, peragaan busana kebaya Kartini sangat menarik minat masyarakat. Kawasan PSC dan sepanjang Jalan Pahlawan Kota Madiun dipenuhi warga yang menonton.  Tak hanya peragaan busana, dalam kesempatan itu juga dirangkai dengan parade senja di Balai Kota. Dalam gelaran parade senja tersebut menampilkan atraksi grup drumband dari SMPN 11 dan PBB kreasi dari SMAN 2 Kota Madiun. (antara)

Baca Juga:   Solo Menari 2024 Bakal Libatkan 200 Penari
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img