ISEF 2025 Perkuat Ekonomi Syariah Nasional dan Posisi Indonesia di Kancah Global

Related Articles

JAKARTA – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 diselenggarakan pada 8-12 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dalam sambutannya mengatakan gelaran ini merupakan platform penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin ekonomi syariah global.

Menurut laporan State of The Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025, Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga dalam ekonomi syariah dunia. Diharapkan, Indonesia dapat meningkatkan peringkatnya hingga mencapai posisi pertama.

“Kami di BI berkomitmen untuk memperkuat sinergitas bersama seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, penyelenggaraan ISEF juga semakin memperkuat leadership Indonesia secara internasional,” kata Perry saat Opening Ceremony ISEF 2025.

Diskusi 4th Indonesia Conference on Women and Sharia Community Empowerment (ICWSCE) dan 7th International Halal Lifestyle Conference (INHALIFE) menghadirkan sesi berbagi pengalaman, termasuk Halal Beauty Business Session. (Foto: Event Nusantara)

 

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah dan memperkuat peran Indonesia dalam ekonomi syariah global. “Pentingnya sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah. Itulah kenapa tema ISEF ke-12 mengangkat sinergi ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Perry.

Baca Juga:   Ratusan Stan UMKM Ramaikan Bantul Creative Expo 2024

Ia juga berharap agar ISEF 2025 semakin memperkuat posisi Indonesia dalam memimpin ekonomi syariah dunia. Tahun ini, ISEF diikuti lebih dari 500 perusahaan dari berbagai negara, mencerminkan kepercayaan global terhadap potensi pasar Indonesia.

Berbagai bank syariah turut hadir di ISEF 2025, menampilkan produk dan layanan keuangan syariah terbaru sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dan global. (Foto: Event Nusantara)

 

Pameran ini menampilkan berbagai inovasi dalam sektor ekonomi syariah. Selain itu, acara ini juga diwarnai oleh festival kuliner halal Halalicious, yang menyuguhkan 43 ragam kuliner dari berbagai daerah.

Beberapa sajian legendaris yang disajikan antara lain Gudeg Yu Djum Pusat, Pempek Cek Molek, dan Cwie Mie Malang Orens, memperkaya pengalaman kuliner halal pengunjung.

Tak ketinggalan, fashion show busana muslim terbesar di dunia turut meramaikan acara ini. Sebanyak 150 desainer lokal dan 11 desainer internasional mempersembahkan 1.175 karya busana muslim. “Kita akan menyelenggarakan the biggest modest fashion show karena Indonesia adalah pusat fesyen muslim dunia,” kata Perry.

Baca Juga:   Ratusan Produk Teknologi Anak Bangsa Unjuk Gigi di Pameran KSTI 2025
Pengunjung ISEF 2025 terlihat antusias bermain game interaktif yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, sambil mengenal lebih jauh layanan dan inovasi perbankan syariah. (Foto: Event Nusantara)

 

Gelaran ISEF 2025 juga menjadi ajang untuk memperkenalkan program-program strategis dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah. BI meluncurkan beberapa inisiatif penting, seperti Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2025-2029 dan SukBI Plus.

SukBI Plus memperluas fitur Sukuk Bank Indonesia, serta ada pula Database ZISWAF terintegrasi. Program-program ini diharapkan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

ISEF 2025 juga menghadirkan beberapa kebaruan strategis, seperti peningkatan kolaborasi dengan lebih banyak otoritas, industri, dan lembaga sosial syariah. Acara ini juga semakin menyelaraskan dengan program nasional.

Di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penyelenggaraan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI), yang memperkuat hubungan antara sektor ekonomi syariah dan industri lainnya.

Ratusan pengunjung memadati berbagai booth, terutama di area pakaian muslim dan modest fashion, menikmati pameran inovasi serta produk halal dari desainer lokal dan internasional di ISEF 2025. (Foto: Event Nusantara)

 

Baca Juga:   GIIAS 2023 Digelar di 4 Kota, Terakhir di Bandung

Sebagai bagian dari perhelatan ISEF 2025, juga digelar International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2025, yang menampilkan karya 11 desainer internasional, 214 desainer nasional, dan lebih dari 1.700 koleksi fesyen.

Event ini bertujuan membangun ekosistem modest fashion Indonesia yang kuat, inklusif, dan memiliki daya saing global. ISEF 2025 tidak hanya menjadi platform penting bagi pelaku industri ekonomi syariah.

Acara ini juga mendorong sektor kuliner halal dan fesyen, serta meningkatkan literasi ekonomi syariah di Indonesia. ISEF 2025 diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan sektor-sektor tersebut. (fs)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img