IndoWater 2025 Hadirkan Inovasi 26 Negara untuk Solusi Air, Lingkungan, dan Kota

Related Articles

JAKARTA – PT Napindo Media Ashatama resmi menggelar Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, dan Indonesia International Smart City (IISMEX) 2025 Expo & Forum pada 13–15 Agustus di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Ajang ini menghadirkan 611 peserta pameran dari 26 negara, termasuk 12 paviliun negara asal Austria, Kanada, China, India, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Swiss, Taiwan, dan Turki. Partisipasi ini mencerminkan pengakuan internasional atas besarnya potensi pasar Indonesia di sektor teknologi berkelanjutan.

Pintu masuk IndoWater 2025 di JIExpo Kemayoran menyambut para pengunjung yang datang. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Mengusung semangat inovasi berkelanjutan, pameran menjadi titik temu industri air, pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan solusi kota cerdas. Kegiatan ini juga mendapat dukungan Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kemendagri.

Indo Water 2025 turut menjadi momentum pembukaan 2nd ASEAN Recycling Summit 2025 yang membahas kerja sama regional dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di kawasan ASEAN.

“Pameran seperti ini sejalan dengan target yang diberikan Presiden Prabowo, yaitu mengelola 50% sampah pada 2025 dan 100% pada 2029. Teknologi yang dipamerkan bisa memberi solusi nyata bagi pemerintah daerah dan pengelola TPA,” ujar Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono.

Baca Juga:   Peserta MTQ Internasional Dari Lima Kawasan Dunia
Antusiasme pengunjung terlihat dalam pameran IndoWater 2025 di JIExpo Kemayoran. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Diaz menegaskan metode konvensional tak lagi memadai, sehingga teknologi yang dihadirkan dapat membantu daerah mencegah predikat “kota kotor”. Ia berharap forum ini menjadi agenda wajib kepala daerah untuk mencari inspirasi serta solusi pengelolaan limbah.

Penyelenggara, PT Napindo Media Ashatama (Napindo), menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berkolaborasi dalam menghadirkan solusi dan inovasi demi mendukung pembangunan berkelanjutan.

Managing Director Napindo, Arya Seta, menegaskan penghargaan yang diberikan ditujukan untuk peserta pameran loyal, calon peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan acara.

“Kami berharap ke depannya akan banyak hal yang dapat Napindo lakukan secara bersama dengan segenap pendukung pameran ini untuk mencapai goal yang kita cita-citakan,” ujarnya.

Seorang sales WAMGROUP menjelaskan detail teknologi sistem pengolahan air dan sedimentasi sirkular yang mereka produksi kepada pengunjung. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Tahun ini, Napindo memperkuat kemitraan dengan Asosiasi Perusahaan Pengelola Air Minum dan Sanitasi Indonesia (APPAMSI), Greeneration Foundation, serta menjalin Token of Partnership Exchange dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI).

Baca Juga:   Dorong IKM Inovatif, Kemenperin Gelar Gebyar IKMA 2022

Dukungan dari berbagai sektor industri, baik dalam maupun luar negeri, turut mendorong pengembangan teknologi di bidang air, air limbah, daur ulang, energi terbarukan, keamanan, proteksi kebakaran, hingga solusi kota cerdas.

Dengan semangat kolaborasi, forum ini diharapkan mampu mempercepat transformasi industri daur ulang sekaligus memperkuat komitmen negara-negara ASEAN menciptakan lingkungan hidup yang sehat. (fs)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img