JAKARTA – Grup musik Banda Neira menjadi salah satu sorotan utama dalam penutupan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). Penampilan duo Ananda Badudu dan Sasha sukses menarik perhatian ribuan pengunjung yang memadati area festival sejak sore hari.
Tampil di panggung Urban Playground 01 – Promenade, Banda Neira menghadirkan suasana hangat dan intim melalui deretan lagu-lagu andalannya. Penampilan mereka menjadi penutup rangkaian festival yang selama tiga hari menghadirkan diskusi, inovasi, seni budaya, hingga kolaborasi lintas sektor untuk membahas masa depan Jakarta sebagai kota global.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak sebelum penampilan dimulai. Banyak penonton memadati area konser untuk menikmati pertunjukan musik yang digelar secara gratis dan terbuka untuk umum tersebut.
Jakarta Future Festival 2026 yang berlangsung pada 5-7 Juni berhasil menarik lebih dari 80 ribu pengunjung. Festival yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta itu menghadirkan 52 sesi diskusi, melibatkan 250 pembicara, termasuk pembicara internasional, serta menampilkan puluhan pertunjukan musik dan seni budaya.
Di tengah kemeriahan festival, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pemerintahan, Desa Apridini mengatakan Jakarta Future Festival menjadi wadah penting untuk menghimpun ide dan gagasan dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global sekaligus destinasi wisata kelas dunia.
“Jakarta Future Festival menjadi pesta besar gagasan dan ide. Kami berdiskusi bagaimana strategi mewujudkan Jakarta menjadi destinasi dunia. Itu juga menjadi mimpi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno,” ujarnya.
Penampilan duo Banda Neira yang menghibur masyarakat Jakarta di acara penutupan Jakarta Future Festival 2026. (Foto : Nicha/Event Nusantara)
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat daya saing Jakarta di tingkat internasional. Kehadiran festival yang memadukan forum pemikiran dengan pertunjukan seni dan musik dinilai menjadi salah satu contoh bagaimana ruang publik dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas kota.
Penampilan Banda Neira pun menjadi simbol perpaduan antara gagasan, kreativitas, dan budaya yang diusung dalam Jakarta Future Festival 2026. Alunan musik yang khas menutup festival dengan suasana hangat sekaligus menjadi penanda berakhirnya tiga hari perayaan ide, inovasi, dan kolaborasi untuk masa depan Jakarta. (cha)


