Asia Fashion (Indonesia) Show 2025 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Related Articles

JAKARTA – Asia Fashion (Indonesia) Show 2025 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 21-23 Agustus 2025. Ajang internasional ini menghadirkan perusahaan mode, asosiasi industri, hingga pembeli profesional dari mancanegara.

Edisi kedua pameran ini diikuti 202 perusahaan dari lebih delapan negara, dengan menampilkan koleksi di 293 booth. Sebanyak 40 UMKM hasil kurasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) turut serta.

Para UMKM menampilkan beragam produk lokal, mulai dari batik, anyaman pandan, kain etnik, hingga sepatu kulit. Semua karya dirancang dengan sentuhan modern agar mampu bersaing di pasar internasional.

Sejumlah model bersiap melenggang di panggung peragaan busana Asia Fashion (Indonesia) Show 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Gelaran ini diorganisasi QiYa Exhibition bersama Aprindo, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Ritel Nasional (HRN) 2025. Skala penyelenggaraan tahun ini meningkat signifikan dibanding edisi perdana.

CEO Guangdong Qiya Exhibition Co., Ltd, Mr Tim, menegaskan pentingnya pameran ini sebagai platform bisnis.  “Asian Fashion (Indonesia) Show menghadirkan perusahaan mode terkemuka, asosiasi industri, serta pembeli dari berbagai negara Asia maupun produk lokal Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:   IPEX 2022 Targetkan Transaksi Rp 1,5 Triliun
Antrean panjang pengunjung tampak mengular saat hendak registrasi untuk memasuki area pameran Asia Fashion (Indonesia) Show 2025. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Tim juga optimistis bahwa acara ini mampu mencatat transaksi besar hingga USD1 juta (sekitar Rp16 miliar). “Peserta pameran kebanyakan B2B (Business to Business), kita undang buyer untuk bertemu dengan ekshibitor. Targetnya ada transaksi senilai USD1 juta,” katanya.

Acara dibuka dengan seremoni pemotongan pita oleh delegasi berbagai negara. Momen itu menjadi simbol kerja sama regional di bidang mode sekaligus mengawali terjalinnya sejumlah kesepakatan bisnis penting.

Pengunjung memadati gelaran Asia Fashion (Indonesia) Show 2025, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap produk fesyen lokal dan internasional. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Ketua Panitia HRN 2025, Hans Harischandra Tanuraharjo menilai keikutsertaan UMKM sangat strategis untuk mendorong pelaku usaha ke pasar global.

“HRN 2025 dan Asia Fashion Show membuka peluang kolaborasi lintas negara sekaligus mendorong UMKM menembus pasar global,” ucapnya.

UMKM lokal Edith House yang memproduksi tas, sepatu, dan sandal handmade turut berpartisipasi dalam ajang Asia Fashion (Indonesia) Show 2025. (Foto: Fajri/Event Nusantara)

 

Baca Juga:   Samarinda Gelar Festival Kecantikan Terbesar di Bumi Etam

Sebagai bagian dari HRN 2025, diselenggarakan juga Kelas UMKM Online dalam tujuh sesi hingga Oktober. Program gratis ini membahas branding, hybrid selling, legalitas, hingga strategi ekspansi pasar global.

Selain pameran, rangkaian acara dilengkapi fashion show, presentasi merek, dan sesi jejaring bisnis. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pelaku usaha memperluas pasar dan memperkuat visibilitas merek di level internasional.

Dengan partisipasi luas serta antusiasme tinggi para pembeli, Asia Fashion (Indonesia) Show 2025 diyakini memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan mode dan gaya hidup utama di Asia. (fs)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img