JAKARTA – Forum ekonomi tahunan Investor Daily Summit (IDS) 2025 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (8/10/2025). Ajang ini menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta membangun sinergi antara pelaku usaha, akademisi, investor, dan pemerintah.
Digelar hingga Kamis (9/10/2025), IDS 2025 mengusung tema besar “New Economic Order” atau Tatanan Ekonomi Baru, yang menyoroti arah transformasi ekonomi global dan domestik agar lebih stabil, adaptif, dan berdaya saing.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani didampingi Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita membuka secara resmi acara Investor Daily Summit 2025. (Foto: Nicha/Event Nusantara)
Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih dijadwalkan hadir, antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Forum ini juga dihadiri Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita, pendiri Disway Dahlan Iskan, Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, serta perwakilan Kementerian PANRB dan pejabat tinggi lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menegaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan mencapai 8 persen di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan tercapai tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pertumbuhan yang berkualitas dan berkesinambungan hanya bisa terjadi apabila manusia Indonesia ikut tumbuh dan berkembang bersama-sama. Tanpa peningkatan kualitas manusia, pertumbuhan tidak akan berkelanjutan,” ujar Rosan.

Rosan menekankan, arah kebijakan investasi ke depan harus menyeimbangkan antara hilirisasi industri dan hilirisasi manusia peningkatan kapasitas tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar global.
“Kami tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi, tetapi juga kualitasnya. Investasi harus berkelanjutan, berdampak positif, dan menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya.
Sementara, Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menyebut momentum setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai tonggak penting dalam arah baru perekonomian nasional.
“Kita bersyukur memiliki pemimpin yang sigap, berani, dan berpandangan jauh ke depan. Langkah besar Bapak Presiden mulai dari perjanjian dagang dengan Uni Eropa, Kanada, dan Peru hingga komitmen investasi strategis di berbagai sektor bukan sekadar diplomasi ekonomi, melainkan sejarah yang sedang ditulis,” ujarnya.
Enggar menambahkan, di tengah turbulensi global, suara Indonesia kini menggema lebih kuat di panggung internasional sebagai jangkar moral dan pusat keseimbangan dunia baru.
“Dunia saat ini sedang menulis babak baru tatanan ekonomi global, dan Indonesia memiliki posisi strategis untuk mengambil peran utama, bukan sekadar menjadi penonton. Dengan kekuatan sumber daya, posisi strategis, dan visi besar kepemimpinan nasional, Indonesia punya peluang menjadi pilar utama dalam tatanan ekonomi baru dunia,” tegasnya.
Investor Daily Summit 2025 terselenggara melalui kolaborasi antara Investor Daily, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan mitra strategis nasional serta internasional. Ajang ini diharapkan menjadi ruang dengar pendapat antara pemerintah dan pelaku bisnis untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan sejalan dengan visi besar menuju pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan. (cha)


