Rudy Mas’ud Tinjau Jembatan Mahulu, Pemprov Siapkan Perbaikan Menyeluruh

Related Articles

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji meninjau kondisi Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu), Selasa (21/7/2026), sebagai respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jembatan tersebut.

Peninjauan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para asisten, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Langkah tersebut dilakukan setelah warga, melalui Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Loa Buah, menyampaikan surat terbuka kepada gubernur mengenai kondisi Jembatan Mahulu yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ketua FKPM Loa Buah, Sabil Husein sebelumnya menyampaikan hasil perbaikan jembatan hanya bertahan sekitar 15 hari sebelum kembali rusak. Warga juga menyoroti minimnya penerangan jalan, belum adanya kamera pengawas (CCTV), kurangnya rambu lalu lintas, serta kerusakan sambungan jembatan (expansion joint) yang disebut telah memicu sejumlah kecelakaan.

Merespons laporan tersebut, Rudy mengatakan pemerintah provinsi langsung mengambil langkah cepat.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud didampingi Wakil Gubernur Seno Aji, Sekda Sri Wahyuni, serta jajaran OPD meninjau kondisi Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu), Selasa (21/7/2026). (Foto: Hanafi/MK)

 

Baca Juga:   114 Rumah di Kampung Muara Beloan Terendam Banjir

“Hari ini kami datang langsung bersama Pak Wakil Gubernur, Bu Sekda, para asisten dan seluruh OPD terkait untuk melihat kondisi di lapangan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur yang telah memberikan masukan kepada kami,” ujar Rudy.

Ia mengungkapkan, bahkan sejak malam sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) telah mulai melakukan perbaikan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah, semalam juga langsung dieksekusi oleh Dinas PU bersama UPTD berkaitan dengan perbaikan aspal, sambungan jembatan (joint), dan bagian-bagian yang rusak,” katanya.

Selain perbaikan permukaan jalan dan sambungan jembatan, Rudy menginstruksikan Dinas Perhubungan segera membenahi sistem penerangan di sepanjang Jembatan Mahulu. Lampu yang redup akan ditingkatkan pencahayaannya, lampu yang mati akan diaktifkan kembali, termasuk memperbaiki lampu tenaga surya yang tidak lagi berfungsi.

Pemerintah juga akan melakukan pengecatan, perawatan fasilitas, hingga penataan kawasan jembatan agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Rudy, Jembatan Mahulu merupakan salah satu infrastruktur vital yang menopang distribusi barang dan jasa di Kalimantan Timur.

Baca Juga:   Islamic Center Kaltim Salurkan Ribuan Kantong Daging Kurban

“Di sini aktivitasnya sangat padat. Kendaraan besar seperti kontainer, pengangkut bahan bakar minyak (BBM), LPG hingga semen banyak melintas melalui jembatan ini. Karena itu, jembatan ini harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Untuk meningkatkan keamanan, Pemprov Kaltim juga akan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik sebagai upaya memantau kondisi jembatan sekaligus mencegah pencurian fasilitas umum.

“Ada laporan beberapa MCB hilang sehingga lampu tidak menyala. Karena itu kita akan segera memasang CCTV agar bisa mengontrol kondisi di lapangan dan mencegah hal-hal yang membahayakan keselamatan masyarakat,” jelas Rudy.

Di akhir peninjauan, Rudy kembali mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan kritik dan masukan kepada pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Kota Samarinda, atas semua masukan yang diberikan. Kritik yang membangun akan terus kami respons demi menjaga keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya. (Hanafi/en)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img