SAMARINDA – Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Endar Priantoro resmi membuka Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 di Lapangan Aubry Padel, Jalan Juanda 6, Samarinda, Sabtu (27/6/2026). Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diikuti 506 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejuaraan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026, dengan mempertandingkan enam kategori, yakni Men Open, Mixed Amateur, Silver, Men Bronze, Men Lower Bronze, dan Women Lower Bronze.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan Kaltim mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional yang masuk dalam kalender resmi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI).
“Ini adalah salah satu kalender PBPI. Nilai poinnya paling tinggi untuk kejuaraan level nasional yang ada di PBPI, yakni 240 poin. Ini membuktikan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan olahraga padel di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Endar, perkembangan olahraga padel yang semakin pesat, khususnya di kalangan generasi muda, perlu didukung dengan kompetisi yang berkualitas. Melalui kejuaraan ini diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro melakukan pukulan pertama sebagai tanda dibukanya Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 di Lapangan Aubry Padel, Samarinda. (Foto: Dimas/MK)
Turnamen ini juga diikuti atlet dari berbagai provinsi, termasuk Pulau Jawa dan Makassar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 telah menjadi salah satu ajang yang diperhitungkan dalam kalender kompetisi padel nasional.
“Kejuaraan ini juga menjadi sarana silaturahmi. Kami percaya hubungan yang terjalin melalui olahraga dapat menjadi modal positif dalam menjaga situasi keamanan dan kondusivitas di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Kapolda juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang berkelanjutan. Ia optimistis pembinaan yang konsisten akan mampu melahirkan atlet-atlet padel berprestasi dari Kalimantan Timur.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekosistem olahraga padel yang semakin berkembang di Kalimantan Timur. (Dimas/en)


