SAMARINDA – Sky House Rooftop Dining & Lounge resmi kembali dibuka untuk publik dengan konsep baru mulai 22 Juni 2026. Setelah melalui proses persiapan selama enam bulan, restoran yang berada di lantai 17 dan 18 Mercure Samarinda itu hadir dengan tampilan lebih segar, area yang lebih luas, serta pengalaman kuliner yang diperbarui.
Suasana baru langsung terasa sejak memasuki area Sky House. Dengan kapasitas lebih besar, venue ini mampu menampung lebih dari 130 tamu di lantai 17 dan sekitar 90 tamu di lantai 18.
Selain menjadi destinasi kuliner eksklusif, Sky House juga diproyeksikan menjadi salah satu pilihan utama untuk berbagai kegiatan privat seperti ulang tahun, pernikahan, gathering perusahaan, hingga acara khusus lainnya.
General Manager Ibis dan Mercure Samarinda, Seto Marsono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses transformasi Sky House hingga kembali dibuka untuk masyarakat.
“Terkhusus juga tim F&B Mercure yang sudah bekerja keras selama enam bulan mempersiapkan Sky House dengan suasana yang baru,” ujarnya saat grand opening, Senin (22/6/2026).
Menurut Seto, konsep baru ini diharapkan mampu menjadikan Sky House sebagai salah satu restoran unggulan di Samarinda, baik dari sisi sajian makanan, pelayanan, maupun tampilan venue.
“Sky House telah menjadi resto yang berlokasi paling tinggi dengan view 360 derajat Kota Samarinda. Tentu saja Sky House juga kami buka untuk memberi experience baru bagi tamu Mercure dan warga Samarinda serta sekitarnya,” katanya.
Pemotongan pita menandai pembukaan New Concept Sky House Rooftop Dining & Lounge di Mercure Samarinda. (Foto: Adhi/MK)
Ia menjelaskan perubahan paling mencolok terletak pada tata ruang yang kini lebih lega dan nyaman. Sementara untuk menu, konsep utama tetap dipertahankan dengan sentuhan penyajian dan presentasi yang lebih modern.
“Suasananya tidak terlalu formal dan cenderung lebih warm dan menarik. Kami juga membuka operasional mulai pukul 17.00 hingga 01.00 dini hari,” tambahnya.

Brand Owner sekaligus F&B Manager Sky House, Cheny Claudia Fuad, mengatakan pembaruan tidak hanya dilakukan pada desain interior, tetapi juga pada pilihan menu yang ditawarkan kepada pengunjung.
“Tetap pada Western cuisine yang disesuaikan dengan selera Indonesia. Penentuan menu juga sangat selektif baik dari sisi konsep maupun bahan yang digunakan,” jelasnya.

Salah satu daya tarik baru yang ditawarkan adalah pengalaman penyajian makanan secara teatrikal oleh pelayan restoran untuk beberapa menu tertentu. Konsep tersebut dihadirkan agar pengalaman bersantap menjadi lebih berkesan dan berbeda dari biasanya.
Dengan konsep baru, kapasitas lebih besar, serta panorama Kota Samarinda dari ketinggian, Sky House optimistis menjadi salah satu destinasi kuliner dan venue event premium yang semakin diminati masyarakat. (Adhi/en)


