IHBF Expo 2026 Segera Digelar, Produk Halal Indonesia Bidik Pasar Global

Related Articles

JAKARTA – International Halal Brands and Food Expo (IHBF Expo) 2026 segera digelar pada 29-31 Mei 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang. Pameran produk halal internasional ini diinisiasi Dare bersama Kadin Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Kadin Indonesia sekaligus Ketua Pelaksana IHBF Expo, Rifda Ammarina mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperluas akses produk halal Indonesia ke pasar global.

Menurut Rifda, Indonesia saat ini baru menempati peringkat kedelapan dalam pasar produk halal global. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya populasi Muslim belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai pemain utama industri halal dunia.

“Jumlah penduduk Islam terbesar dunia ternyata bukan jaminan kita bisa menjadi pemain utama di pasar produk halal dunia,” ujar Rifda kepada Event Nusantara, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan, dibutuhkan kolaborasi nyata seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing produk halal nasional, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, hingga lembaga pendukung industri halal.

Baca Juga:   Gubernur DKI dan Menekraf Buka “Jakarta X Beauty” di JICC

Menurutnya, langkah konkret lebih dibutuhkan dibanding sekadar diskusi atau wacana. “Kolaborasi semua stakeholder bukan hanya bicara, tetapi action nyata memberikan akses kepada pelaku usaha produk halal agar bisa dijangkau konsumen halal Indonesia maupun dunia,” katanya.

Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Kadin Indonesia sekaligus Ketua Pelaksana IHBF Expo, Rifda Ammarina bersama Kadin Indonesia. (Foto:Istimewa)

 

Diketahui, penyelenggaraan expo tersebut bertepatan dengan gelaran Java Jazz Festival, yang dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan produk halal Indonesia kepada pengunjung dari berbagai daerah maupun negara di kawasan ASEAN.

Rifda menyebut momentum tersebut memberi keuntungan besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM halal, karena dapat menjangkau pasar lebih luas dengan biaya promosi yang relatif terjangkau.

“Bagi peserta, IHBF adalah peluang dengan biaya murah untuk mengakses pengunjung Java Jazz yang datang dari seluruh ASEAN dan Indonesia,” jelasnya.

Selain membuka peluang transaksi dan perluasan pasar, kegiatan tersebut juga dinilai menjadi ajang branding yang potensial bagi sponsor maupun pelaku usaha yang ingin memperkuat citra produk halal Indonesia.

Baca Juga:   Perumahan Pesona Bukit Batuah DP Hanya Rp 8 Juta

Dalam penyelenggaraannya, Kementerian Perdagangan disebut akan mendatangkan buyer potensial, sementara Kadin Indonesia fokus menghadirkan peserta dan sponsor untuk mendukung suksesnya expo.

Rifda berharap sinergi lintas sektor dapat menjadi kunci untuk membawa produk halal Indonesia sejajar dengan negara lain di pasar global. “Kolaborasi dan saling support menjadi kata kunci untuk membawa produk halal Indonesia sejajar dengan bangsa lain di panggung produk halal dunia,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut berkontribusi dalam penguatan industri halal nasional sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing bangsa di tingkat internasional. “Ini kontribusi kita untuk pertumbuhan ekonomi nasional dari produk halal Indonesia,” pungkasnya. (cha)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img